Cara Mudah Membeli Reksa Dana Secara Online


poems

Sejak lama saya selalu mengajak teman-teman terdekat untuk mulai belajar berinvestasi di reksa dana. Salah satu teman yang  kemudian tertarik dengan reksa dana adalah Mas Adi, teman sekantor saya.

Setelah bertanya ini itu, Mas Adi mantap ingin membuka rekening reksa dana melalui agen penjual reksa dana di kantor cabang bank yang berlokasi di lobi kantor kami. Sayangnya, saat Mas Adi datang, pegawai bank yang bertugas tidak ada yang memiliki sertifikasi sebagai penjual reksa dana. Akibatnya, transaksi tidak bisa dilakukan saat itu juga.

Ada seribu jalan ke Roma, kata pepatah. Ketika gagal membuka rekening reksa dana melalui agen penjual di bank, tenang saja tak perlu kecewa, karena masih ada jalur lain. Salah satunya adalah membuka rekening reksa dana secara online.

Ada beberapa platform yang melayani pembukaan rekening reksa dana secara online, salah satunya adalah Phillip Securities Indonesia. Enaknya platform ini, kita bisa sekalian belajar lebih jauh tentang berinvestasi di reksa dana sebelum kemudian memutuskan untuk menanamkan uang kita di situ. Jadi, ketika membeli, kita sudah tahu cara kerjanya seperti apa, sehingga lebih paham risiko dan potensi keuntungannya.

Memang, salah satu keuntungan terbesar membeli reksa dana secara online adalah kita bisa mempelajari lebih detail mengenai berbagai macam produk yang ditawarkan berikut cara kerjanya. Kita juga bisa memeriksa pencapaian historis setiap produk reksa dana yang ditawarkan. Walaupun pencapaian yang telah lampau tidak mencerminkan kepastian capaian di masa depan, tapi setidaknya ada sedikit gambaran.

Coba saja dilihat, produk reksa dana yang mana yang selama lima tahun, atau sepuluh tahun terakhir, selalu tumbuh di atas IHSG. Dari situ tergambar kepiawaian manajer investasi dalam mengelola investasi.

Selain itu, keuntungan lainnya adalah transparansi. Pergerakan investasi bisa dipantau hari perhari, kapanpun kita mau. Jika berinvestasi reksa dana secara manual, investor baru akan mendapatkan laporan hasil pengelolaan reksa dana secara bulanan, baik melalui surat ataupun email. Nah, jika membuka rekening reksa dana secara online, kita bisa memantau pergerakan setiap saat. Yah, walaupun tidak perlu juga sih memantau pergerakan setiap hari, karena itu sebenarnya fungsi manajer investasi, yakni untuk memantau portofolio investasi. Sebagai investor reksa dana, kita bisa memilih leyeh-leyeh dan menerima laporan bulanan. Like a boss! Tapi tak ada salahnya jika kepo ingin pantau-pantau, kan bisaaa…

Di Phillip, semua data dan informasi yang kita butuhkan tertera lengkap. Jika ingin berinvestasi melalui produk reksa dana, kita bisa membuka website Phillip, lalu langsung pilih menu ‘POEMS ProFunds’. Di sini, kita bisa melihat-lihat produk yang dijual. Total ada 99 produk, yang terdiri atas beragam produk reksa dana saham (equity), campuran (balanced fund), pendapatan tetap (fixed income), dan pasar uang (money market).

Untuk memilih-milih produk, kita akan sangat dibantu oleh informasi yang disediakan. Coba perhatikan screenshot ini:

profunds

Di kolom pertama dan kedua, tertera nomor dan nama produk, yang jika diklik akan membawa kita kepada informasi dasar mengenai produk yang bisa dipelajari dengan mudah.

Kolom ketiga, ada informasi mengenai nilai investasi yang dibutuhkan untuk membeli produk itu. Dari 99 produk yang ditawarkan, nilai investasi minimal dimulai dari Rp50.000, dengan top up minimal Rp50.000. Nilai investasi minimal paling tinggi adalah Rp1 juta, dengan top up mulai Rp1 juta. Tidak ada alasan tidak mampu, kan, kalau investasi bisa dimulai hanya dengan uang Rp50.000?

Kolom keempat, memuat info tentang besaran fee untuk pembelian (subscription) dan pencairan (redeem). Sebagian besar produk menetapkan 0% biaya alias gratis. Namun ada beberapa produk yang menetapkan biaya bahkan hingga 2%-4% untuk pembelian.

Kolom kelima, return. Ini informasi penting mengenai capaian imbal hasil yang diperoleh dalam periode 1 bulan, 1 tahun, sejak awal tahun sampai sekarang alias year to date (ytd), dan 3 tahun. Sekali lagi, ini hanya merupakan catatan historis, yang tidak serta merta berarti akan memberikan jaminan di masa mendatang. Tapi bisa lah untuk dijadikan acuan.

Kolom keenam, currency, atau mata uang yang digunakan. Seluruh produk yang ditawarkan oleh Phillip menggunakan mata uang rupiah alias IDR.

Selanjutnya, kolom ketujuh, nett asset value (NAV) atau nilai aktiva bersih (NAB). Nilai ini adalah jumlah dana yang dikelola dalam sebuah produk reksa dana. Semakin banyak nilainya, semakin banyak pula dana investor yang terkumpul di situ. Artinya, semakin banyak orang yang percaya menanamkan uangnya.

Kolom terakhir, subscribe. Jika sudah yakin dengan pilihan produk reksa dana yang paling sesuai, kita bisa langsung mengklik tombol ini untuk membeli.

Jika ingin mempelajari lebih lanjut profil produk reksa dana, kita bisa langsung mengklik kolom kedua, persis di bagian nama produk. Begitu diklik, akan muncul informasi mengenai detail produk, profil manajer investasi, prospektus, kinerja reksa dana, dan perbandingan pencapaian kinerja reksa dana itu dengan produk reksa dana lainnya. Lengkap.

Misalnya, kita ingin mencari tahu lebih dalam mengenai produk reksadana no 56 yang ditawarkan Phillip, yakni “Manulife Obligasi Unggulan”. Dilihat dari catatan historis selama 3 tahun terakhir, produk yang dikelola oleh PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) merupakan salah satu produk yang membukukan imbal hasil terbaik, mencapai 30,86%.

Manulife produk

Proses Pembelian

Setelah yakin dengan pilihan produk yang ingin dibeli, proses selanjutnya adalah pembelian atau subscription.

Ada beberapa tahapan yang harus dilalui, dimulai dengan mendaftarkan diri untuk membuka Rekening Dana Investasi (RDI). RDI adalah rekening yang dibuat khusus untuk menampung dana yang kemudian akan digunakan untuk membeli produk reksa dana di Phillip. Kalau ingin menambah investasi/top up, kita juga bisa mengambil dana yang tersimpan di RDI.

form pendaftaran RD

Begitu mengklik “Open An Account”, tahap selanjutnya kita akan diminta mengisi formulir. Informasi yang diminta tak berbeda jauh dengan formulir pada umumnya, seperti nama, alamat, nomer telepon, dll. Setelah data diri lengkap, informasi selanjutnya yang dibutuhkan adalah pekerjaan dan sumber dana. Ini sudah aturan baku di industri jasa keuangan, untuk menghindari pencucian uang (money laundering).

Lalu, calon investor diminta menjawab beberapa pertanyaan untuk mengukur profil risiko. Proses ini penting, karena akan menentukan produk investasi mana yang paling cocok. Jika kita termasuk kategori orang yang agresif dalam berinvestasi, maka reksa dana saham bisa menjadi pilihan. Tapi jika kita termasuk konservatif, pilihan investasi bisa dimulai dengan reksa dana pasar uang yang relatif lebih stabil.

Selanjutnya, kita akan diminta mengunggah beberapa dokumen yakni KTP, NPWP, cover buku tabungan, dan kartu mahasiswa (jika masih berstatus sebagai mahasiswa).

Setelah semua proses selesai, Phillips akan mengirim email yang berisi formulir pendaftaran sepanjang 23 halaman. Lumayan panjang ya… Tapi jangan khawatir, formulir itu sudah lengkap diisi secara otomatis, sesuai dengan data-data yang telah kita isikan pada proses sebelumnya. Jadi, hal yang perlu dilakukan hanyalah mencetak formulir itu, menempelkan materai, dan menandatanganinya. Setelah beres, formulir dikirimkan ke kantor Phillip.

Ribet? Ya memang begitu peraturannya. Sampai saat ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih mewajibkan adanya tanda tangan basah untuk setiap pembukaan rekening reksa dana. Tapi proses ini hanya sekali kok, yakni pada saat pembukaan rekening RDI. Transaksi selanjutnya cukup klak-klik di komputer, laptop, tablet, atau smartphone. Mau beli produk reksa dana, menambah investasi, memindahkan portofolio investasi, mencairkan reksa dana, semua bisa dilakukan di ujung jari. Semudah itu!

Sebagaimana sudah saya ceritakan di dua postingan sebelumnya, saya sudah mengenal produk reksa dana selama lebih dari tiga tahun. Saya juga sudah merasakan sendiri dinamika naik dan turunnya investasi ini. Sejauh ini, saya masih sangat percaya reksa dana sebagai salah satu kendaraan untuk mewujudkan impian di masa depan. Konkretnya: mempersiapkan dana pensiun dan dana untuk membeli rumah.

Ketika tren IHSG sedang bullish seperti sekarang ini, saya sering senyum-senyum sendiri melihat pergerakan hasil investasi. Alhamdulillah…

Perkenalkan, Sukuk Tabungan ST 001 Tahun 2016

Berdaya Bersama Koperasi Gemah Sumilir

7 thoughts on “Cara Mudah Membeli Reksa Dana Secara Online

  1. Halo mbak,

    Bagus sekali postingannya sampe aku buka buka postingan lain. Saya karyawati yang baru bekerja setahun dan berminat untuk reksadana. Tujuan finansial kita ternyata sama, untuk membeli rumah dan tabungan pensiun. Saya jadi tertarik untuk beli reksadana di PT Philips ini. Berhubung postingan mbak ini sudah agak lama, bagaimana pertumbuhan uang mbak sekarang?

    Terima kasih

    Reply
    1. Hai Octavianti,

      Terima kasih banyak atas apresiasinya. Senang mengetahui bahwa tulisan saya bisa bermanfaat. Selamat membaca, dan semoga kemudian tertarik berinvestasi ya :))

      Jika ada hal yang masih bingung, feel free to ask.

      Reply
  2. Kak bagaimana dengan mahasiswa yg ingin investasi reksadana scr online di Phillip ini? Apakah diperlukan NPWP pula? Dan bagaimana dengan setoran rutin per bulannya dr pengalaman kakak?

    Mohon bantuannya,
    Terimakasih.

    Reply
    1. Halo, Aditya..

      Mohon maaf saya kurang paham ya kalau mahasiswa apakah perlu NPWP. Mungkin bisa langsung kontak ke salah satu contact person Phillips. Ini salah satunya, kebetulan yg menangani investasi saya juga +62 812-8290-0900. Bisa tanya-tanya hal yang lebih teknis ke dia.

      Soal setoran, bisa diatur sendiri. Jika berinvestasi melalui sistem online, kita terlebih dahulu akan diminta membuka Rekening Dana Investasi. Kalau ingin nambah investasi (top-up) langsung aja transfer ke rekening itu. Setelah dana masuk ke rekening dana investasi, bisa pilih produk reksa dana yang ingin dibeli, atau menambah investasi di produk yang sudah dibeli sebelumnya.

      Semoga penjelasannya membantu..

      Reply
  3. Hi Mbak,

    Saya baru banget nih cari tau tentang reksadana, tujuan saya adalah untuk biaya pernikahan yang rencananya 2 tahun kedepan. Katakanlah saya tidak memiliki tabungan sama sekali, reksadana apakah yang cocok untuk saya? Dan bagaimana mencari tau produk / MI yang baik? karena pada saat saya melihat beberapal ist produk / MI saya malah tambah bingung, hehee.

    Tolong bantu informasinya yah ?

    Thank you
    Best regards,

    Riana

    Reply
    1. Halo, Riana…

      Kalau untuk kebutuhan di bawah 2 tahun sih amannya reksa dana pasar uang atau reksa dana pendapatan tetap. Reksa dana pasar uang = dana ivestasinya ditempatkan di deposito rate khusus, reksa dana pendapatan tetap = dana investasinya ditempatkan di instrumen investasi yg memberikan pendapatan tetap seperti obligasi dan deposito. Jadi relatif aman.

      Cara milih produknya bagaimana? Kalau produk reksa dana pasar uang dan reksa dana pendapatan tetap sih hampir sama saja ya rata-rata produknya, karena dana yg dikelola oleh MI diinvestasikan ke deposito atau obligasi. Berbeda dengan reksa dana saham yg penempatan dana investasinya bisa di saham yg bermacam-macam variasinya. Jadi, kalau menurut saya sih tinggal pilih MI yg paling pas di hati, kira2 cocok yang mana. Dilihat saja MI yg punya track record bagus.

      Demikian. Semoga membantu.

      Thanks

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *